Selasa, 22 Juni 2010

The best Germany's Goalkeeper


Harald Schumacher
















Oliver Kahn

Sebab Kekalahan pasukan PANZER

1) Mungkin Keadaan schweinsteiger yang kurang fit, ia memakai koyo saat pertandingan menandakan kurang sehatnya pemain yang satu ini
2) Mungkin faktor kebanggaan yang terlalu besar, T_T hix.. hix., melibas Australia 4-0 ia(der panzer) sangat yakin bisa mengalahkan Serbia. Faktor pendukung juga, der panzer tidak pernah kalah dalam penyisihan Group
3) Gol yang diciptakan oleh Serbia, mungkin bisa jadi karna down-Nya pemain jerman yang melihat klose diganjar kartu merah. Selang waktu, tidak terlalu lama dari kejadian itu Serbia mencetak gol tunggal-Nya
4) Serbia selalu bermain bertahan, ia sangat disiplin pertahanannya. Kalau dilihat serbia hanya mampu menyarangkan 1 gol, itu juga terjadi selang waktu kejadian kartu tarot itu. Serbia dalam hal menyerang tidak terlalu bagus
5) Dalam laga ini, kita melihat permainan kartu-kartu yang indah, lah? saya tidak tahu kenapa, apa karena wasit bersikap tidak adil atau memang jerman bermain aggresive, Tapi yang saya lihat yang bermain aggresive adalah bang Podolski. Tapi kenapa mas Klose yang kena kartu tarot? menurut saya keganjalan itu wajar, harusnya sebagai wasit bisa meneliti dahulu jangan seenaknya ngeluarin kartu-kartu
6) Ozil bermain cukup baik, tapi penyeselaian akhirnya yang kurang bagus. Mungkin karena Faktor 1&2. Tapi menurut yang lain, passing Ozil kurang bagus, tidak sebagus saat melawan australia, ya mungkin memang karena fakto 1&2 tadi T_T
7) Kenapa saat pinalti, yang menjadi algojonya podolski bukannya schweinsteiger, saat dilihat reka-reka ulang, mas schweinsteiger-lah yang memang sering menjadi algojo pinalti


Jerman Mungkin saja bisa kalah, kalau ia masih berharap pada mas klose. Klose yang tidak boleh bermain selama 2 laga(babak terakhir penyisihan Group, dan babak 16 besar kalau ia bisa menjadi juara dengan mengalahkan Ghana). Jaganlah menjadi terpuruk karena tiada klose, bermainlah dengan gigih, masih ada cacau yang menggantikan klose. Tunjukan tiada klose jerman pun bisa, apalagi kalau ada klose kan. Bermain hanya kemasukan 1 gol yang bermain 10 melawan 11 orang, patut diancungi jempol. Ubah lah teknik dan kesabaran serta ketenangan, dan janganlah nge-fly terlalu tinggi. Kalau berhasil melawan Ghana, jerman mungkin akan melawan inggril/USA(Runner-Up Group C), karena jerman harus menjadi juara Group dengan mengalahkan Ghana, tidak ada kesempatan untuk menjadi Runner-Up. Ghana ditahan imbang oleh australia yang dilibas der panzer, jadi pasti jerman bisa menang dan jadi jauara Group. Tapi saya masih khawatir di babak 16 besar-Nya doang T_T, tmnt

Serba-Serbi Piala Dunia 2010

Hari, Rabu 23-Jun-2010

Group A
Juara Grup A telah dipastikan adalah Uruguay degan Poin 7, dan Runner-Up adalah Mexico dengan 4 poin. Sebenarnya Afsel juga memiliki 4 poin, tapi agregatnya tidak mendukungnya menjadi Runner-Up, ia(Afsel) mencetak 3 gol dan kemasukan 2x sementara Mexico mencetak 3 gol(Sama seperti Afsel) namun hanya kemasukan 1 kali. Inilah yang membuat Mexico menjadi Runner-Up. Pertarungan Afsel Vs. Perancis yang disebut laga mempertruhkan gengsi, dimenangi Afsel dengan skor 2-1 untuk Afsel. Ketepurukan Perancis semakin berlarut-larut dengan kekalahan ini, ia hanya mengantongi 1 poin yang termasuk poin paling rendah di Group-Nya, mengapa tim yang pernah berlaga di Final WC 2006 harus kalah di penyisihan Group?

Group B
Argentina patut merayakan tarian Tango-Nya, kenapa tidak? ia memenangi seluruh laga dengan baik, ia mengantongi 9 poin telak. Sementara Korsel Menyusul Argen ke 16 Besar, dengan memiliki poin 4, walau pertandingan dengan Nigeria berakhir imbang dewi fortuna masih memihak Korsel. Yunina dengan kekalahan-Nya dengan Tim Tango hanya memliki 3 poin, ya masih lebih baik daripada Nigeria yang hanya mengumpulkan 1 poin, na-asnya.

Hasil Group A dan B di 16-Besar
Uruguay(Sebagai Juara Group A) harus bisa melawan pasukan asia, Korsel(Sebagai Runner-Up Group B) pada babak 16-Besar, Sementara Tim Tango Argentina(Juara Group B) harus berhadapan dengan Mexico(Runner-Up Group A). tmnt

Sabtu, 12 Juni 2010

Formasi Jerman vs Autrali, WC 2010

Diawal Piala dunia 2010 ini, gua ngerasa Der Panzer akan prestasinya menurun. Karna banyak pemain muda dan Ballack pun tiada hadir karna cederanya, gua berharap pemain-pemain muda ini bisa membuat der panzer tambah percaya diri.

Gua kurang suka formasi jerman yang sekarang:
Penjaga gawang
1 Manuel Neuer

Bek
20 Jerome Boateng
17 Per Mertesacker
3 Arne Friedrich
16 Philipp Lahm

Gelandang
13 Thomas Müller
6 Sami Khedira
8 Mesut Özil
7 Bastian Schweinsteiger
10 Lukas Podolski

Pemain depan
11 Miroslav Klose
kenapa dua bek andalan Mertesacker dan Metzelder tidak di turunkan dalam formasi? yang menurut gua tahun 2006 kemaren mereka ini selalu di turunkan sebagai bek andalan sang pelatih Klinsmann. Masalah kiper gua kurang yakin sama Manuel, kita tau kasus Lehmann yang jadinya tidak dipanggil pelatih Loew, gua mengharapkan Rene Adler lah yang berada di bawah mistar gawang ataupun Butt. Tapi adler mengalami cedera dan kenepa bukan butt yang di turunkan untuk menghadapi Australia? dibagian bek, gua tenang karna masih ada lahm yang sekarang jadi kapten. Bagian Gelandang, kenapa memakai formasi 4-5-1? menurut gua podolski jadi striker justru lebih acap, tapi memang striker tunggal Klose juga meyakinkan. kenapa dibagian ini tidak ada frings ataupun schneider?

Lihatlah formasi jerman tahun 2006 kemaren yang sering dipakai:

Penjaga gawang
1 Jens Lehmann -sempat digantikan- 12 Oliver Kahn(saat pertandingan perebutan tempatke-3) ia menjadi kapten pengganti ballack

Bek
3 Arne Friedrich -sempat digantikan- 2 Marcell Jansen (saat pertandingan perebutan tempat ke-3)
17 Per Mertesacker-sempat digantikan- 6 Jens Nowotny (saat pertandingan perebutan tempat ke-3)
21 Christoph Metzelder
16 Philipp Lahm -sempat ditukar tempatnya dengan Friedrich yang digantikan Jansen pada saat pertandingan perebutan tempat ke-3-

Gelandang
19 Bernd Schneider
8 Torsten Frings -sempat digantikan- 5 sebastian kehl (saat semi final)
13 Michael Ballack -saat pertandingan tempat ke-3 ballack diganti dengan frings, dan posisi frings diisi sebastian kehl-
7 Bastian Schweinsteiger -sempat digantikan- 18 Tim Borowski (saat semi final)


Pemain depan
11 Miroslav Klose
20 Lukas Podolski


Formasi ini telah terbukti jitunya, walupun kandas saat semifinal, tapi berkat formasi 4-4-2 ala Klinsmann jerman menempati juaar ke-3
Well, semoga jerman menang melawan Autralia nanti, Go Der Panzer!!



Who Is the best Goalkeeper Ever!?

Dutch Fussbund, pemain-pemain legenda jerman


Helmut Rahn
era tahun 1954-1958
Pemain yang mencetak sebanyak 10 gol hanya dalam 9 laga di world cup. Golnya pun dipersembahkan untuk kemengan jerman di tahun 1954, ia mencetak 2 gol dengan hasil 3-2(jerman barat-hungaria) berkat inilah ia dikatan sebagai The Legend. The Cannon from Essen juga mencetak 21 gol dalam 40 laga international, sebutan lainnya Der Boss (The Boss).




Fritz Walter era tahun 1954-1958
Kapten jerman yang selalu dikenang, kiprahnya sebagai kapten yang selalu tenang membawa jerman(barat) untuk pertama kalinya menjadi juara dunia di tahun 1954. Dari itulah ia pantas di sebut The Legend, ia memenang kan 61 caps dan mencetak 33 gol.







Gerd Muller era tahun 1970-1974
The top score dari jerman yang rekornya(sebanyak 13 gol selama berlaga di world cup) dikalahkan Ronaldo, mencetak 10 gol pada saat jerman menjadi juara ketiga di world cup 1970. Tahun 1974, bersama beckenbauer ia berhasil mencetak gol yang menentukan timnya sebagai sang jawara. ia juga disebut-sebut striker kotak penlaty terbaik sepanjang masa. The top score inilah yang membuat ia disebut The Legend








Franz Beckenbauer era tahun 1970-1974
Der Kaizer, sang kaisar yang membawa timnya juara dunia tahun 1974. Karisma yang tinggi sebagai Kapten dan sebagai pelatih yang sukses, kiprahnya sebagai pelatih membuat jerman yang di pimpin Lothar Mattheus sukses menjuari dunia tahun 1990, walau sempat tahun 1986 sampai ke final dan kalah oleh argentina 3-2. Dialah pelatih yang mencetus sistem Libero





Lothar Mattheus era tahun 1990-1998
Kapten yang satu ini sangat jeli membaca arah, dia bermain 150 kali dan mencetak 23 gol. Kapten-kapten yang pernah membawa timnya juara dunia pantaslah disebut The Legend







Jurgen Klinsmann era tahun 1990-1998
Walau bukan sebagai kapten tapi permainannya, dan duetnya dengan Rudi Voller pantaslah ia disebut The Legend, dia juga sebagai sang scored yang tercacat di 10 besar sang legendaris pencetak gol dalam laga world cup. Sekarang ia menjabat sebagai pelatih, dan kiprahnya pun lumayan mengejutkan, ia berhasil membawa tim asuhannya (jerman) menjadi juara ke-3 pada piala dunia tahun 2006, walau begitu tahun 2006 itulah ia berhenti menjadi coach Der Panzer, dan memulai karirnya lagi menjadi pelatih Bayern Munich. Prestasi FC Hollywood ini pun pada Champions Cup 2010 dapat memasuki final.